Rabu, 27 Agustus 2025

BIMBINGAN PERKAWINAN MANDIRI KUA WILANGAN


Wilangan – Kamis, 28 Agustus 2025, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Wilangan menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan Mandiri bagi Calon Pengantin yang bertempat di Masjid Nurul Huda Jatisari, Wilangan. Acara ini diikuti oleh 15 pasang calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat.

Hadir sebagai narasumber antara lain Kasi Bimas Islam Kankemenag Nganjuk, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Wilangan, Bidan Puskesmas Wilangan, serta Ketua PLKB Wilangan. Mereka memberikan materi terkait kehidupan rumah tangga, peran suami istri dalam membangun keluarga sakinah, kesehatan reproduksi, hingga pentingnya perencanaan keluarga. 

Kepala KUA Wilangan dalam sambutannya menyampaikan bahwa bimbingan ini menjadi bekal penting bagi calon pengantin agar siap lahir batin dalam mengarungi kehidupan rumah tangga. “Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap pasangan mampu membangun keluarga yang harmonis, sehat, serta menjadi generasi penerus yang berkualitas,” ujarnya.

Acara yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB ini berlangsung dengan penuh antusias. Para peserta aktif berdiskusi dan mengikuti setiap materi yang disampaikan narasumber. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama, dengan harapan semua calon pengantin senantiasa diberikan keberkahan dan kelancaran dalam membina rumah tangga.













































Jumat, 22 Agustus 2025

PROSESI IKRAR WAKAF MUSHOLA DARUL MA'WA DESA NGADIPIRO


Pada hari Jumat, 22 Agustus 2025 pukul 13.30 WIB, telah dilaksanakan Ikrar Wakaf Mushola Darul Ma’wa yang berlokasi di Desa Ngadipiro. Tanah wakaf dengan luas 195 m² tersebut secara resmi diserahkan dengan Nadzir yang ditetapkan, yaitu Umar Jannah serta Ketua Nadzir M. Adam.

Acara ikrar wakaf ini berlangsung khidmat dengan disaksikan oleh berbagai tokoh, di antaranya Ibu Kepala Desa Ngadipiro, jajaran LWP NU MWC NU Wilangan, Ketua Ranting NU Ngadipiro, serta PPAIW/Kepala KUA Wilangan.

Dengan adanya ikrar wakaf ini, Mushola Darul Ma’wa diharapkan dapat menjadi pusat ibadah, pendidikan, dan pembinaan umat, serta memberi manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar. Momentum ini juga menjadi wujud nyata semangat umat Islam dalam menghidupkan syiar agama melalui wakaf yang pahalanya terus mengalir sepanjang masa.