Minggu, 25 Januari 2026

Wujud Syukur, PSNU Pagar Nusa Ngadipiro Kukuhkan 27 Santri di Masjid Al-Azhar

 


Ngadipiro, 24 Januari 2026 – Sebagai wujud syukur kepada Allah SWT dan komitmen menjaga tradisi serta benteng ulama, Pimpinan Ranting PSNU Pagar Nusa Ngadipiro sukses menggelar acara Pengukuhan dan Gemblengan bagi 27 santri baru.

Acara yang berlangsung khidmat pada Sabtu (24/01) ini bertempat di Masjid Al-Azhar Ngadipiro, yang selama ini menjadi pusat latihan rutin para santri. Kegiatan diawali dengan Dzikir Tahlil yang dipimpin oleh KH. Mulyono dan ditutup dengan doa khusyuk oleh sesepuh kita, Si Mbah Kiai Zaini.

Momen penuh haru terlihat saat prosesi sungkeman santri kepada wali santri, sebagai simbol bakti dan permohonan restu sebelum resmi dikukuhkan. Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan penampilan seni jurus Pagar Nusa.

Hadir dalam acara ini untuk memberikan restu dan nasihat:

  • KH. Muksin, M.Pd.I (Tanfidziyah MWC NU Wilangan)

  • Bpk. Suminto, M.Pd.I (Memberikan Mauidhoh Hasanah)

  • Ibu Kepala Desa Ngadipiro

  • Ketua Takmir Masjid Al-Azhar

  • Gus Yahya Al Musthofa selaku Penggembleng santri.

Dalam nasihatnya, para tokoh menekankan pentingnya akhlak dan ketahidan bagi seorang pendekar Pagar Nusa. Semoga ke-27 santri yang dikukuhkan menjadi pendekar yang militan, berakhlakul karimah, dan siap berkhidmat untuk agama, nusa, dan bangsa.

Laa Gholiba Illa Billah.


Dokumen lengkap Link drive dibawah:

https://drive.google.com/drive/folders/1GL72DvEetfXPdM2FfHy-ZZ37YVGV9L5m

Kamis, 15 Januari 2026

Kegiatan Rutin Penyuluh Menyapa Dhuafa XXX

 


Penyuluh Menyapa Kaum Dhuafa, Salurkan Santunan dan Layanan Kesehatan Gratis
Dalam rangka menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama, kegiatan Penyuluh Menyapa Kaum Dhuafa kembali dilaksanakan dengan melibatkan para dermawan dari berbagai kalangan. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang kurang mampu, dengan harapan dapat meringankan beban hidup serta menghadirkan senyum kebahagiaan bagi para penerima manfaat.
Pada kegiatan ini, para dermawan turut berpartisipasi dengan menyisihkan sebagian rezekinya berupa sumbangan beras kemasan 5 kilogram, yang selanjutnya ditasyarufkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran bantuan dilaksanakan pada hari Rabu, 10 Desember 2025, bertempat di Masjid Baitul Haq, Desa Paron, Kecamatan Bagor.
Sebanyak 200 orang penerima santunan hadir dan menerima bantuan dalam kegiatan tersebut. Selain penyaluran bantuan beras, acara ini juga dilengkapi dengan layanan cek kesehatan gratis, sebagai upaya mendukung peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat dhuafa.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kehangatan, mencerminkan semangat kebersamaan serta kepedulian sosial yang tinggi. Diharapkan, melalui kegiatan ini dapat terjalin solidaritas yang semakin kuat antara para dermawan, penyuluh, dan masyarakat penerima manfaat.
Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan, kesehatan, dan balasan kebaikan yang berlipat ganda kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan Penyuluh Menyapa Kaum Dhuafa. Aamiin.

Link Dokumen :

https://drive.google.com/drive/folders/1DgiHo5vAfR4u762gpvHmxvn6ciLyGSfI?usp=sharing

Kamis, 18 Desember 2025

NIKAH DI KUA AJA

 



Anda Mau Nikah, ini dokumen yg harus disiapkan:

✅ Fotocopy Akta Kelahiran 

✅ Fotocopy KK 

✅ Pas Photo 2x3 = 3 lembar, 4x6 = 1 lembar Background Biru 

✅ Surat Keterangan Sehat dari Faskes 

✅ Fotocopy Buku Nikah Orangtua 


✍️ PERSYARATAN ADMINISTRASI: 

Pendaftaran nikah dapat dilakukan pada KUA tempat nikah atau secara online pada aplikasi SIMKAH pada link: simkah4@kemenag.go.id paling lambat 10 hari kerja sebelum akad nikah, jika kurang dari 10 hari kerja maka harus mendapat dispensasi dari Camat atau membuat Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak bermaterai cukup, dengan melampirkan: 

1. Surat Pengantar Nikah dari Desa/kelurahan

2. Surat Rekomendasi Nikah dari KUA Setempat (bagi warga dari luar Jenu)

3. Persetujuan Pengantin

4. Izin Orangtua bagi Catin usia kurang 21 tahun 

5. Izin Wali yang memelihara/mengasuh/pengampu dalam hal orangnya meninggal dunia

6. Izin dari PA dalam hal Orangtua/wali/pengampu tidak ada 

7. Dispensasi nikah dari PA bagi Catin berusia kurang dari 19 tahun 

8. Akta Cerai bagi Catin Janda/Duda Cerai 

9. Akta Kematian bagi Catin Janda/Duda ditinggal mati 


✍️ PERSYARATAN KHUSUS: 

1. Surat ijin dari Kesatuan bagi Catin TNI/Polri 

2. Penetapan ijin poligami bagi catin yang akan menikah lebih dari satu 

3. Bagi WNI yang tunggal di Luar Negeri dan sudah tidak memiliki dokumen kependudukan melampirkan surat pengantar dari Perwakilan RI di negara tersebut 

4. Bagi WNA yang menikah dengan WNI di Indonesia, melampirkan:

➡️ Surat keterangan status tidak ada halangan menikah dari Kedubes/Kantor Perwakilan dari negara yang bersangkutan 

➡️ Bagi negara yang telah memberlakukan Apostille, dokumen dilengkapi dnegan fotocopy sertifikat Apostille 

➡️ Fotocopy Paspor 

➡️ Melampirkan data kedua Orangtua 

➡️ Semua dokumen diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia oleh Penerjemah resmi

➡️ Dalam hal tidak ada Kedutaan/Perwakilan di Indonesia, ijin dapat diminta dari Instansi yang berwenang di Negara tersebut. 


5. Semua Catin wajib mengikuti BIMWIN 

#️⃣ Biaya Nikah: (KMA No. 478 Tahun 2025)

✅ Nikah di KUA = Rp. 0,-

✅ Nikah di Luar KUA & di Luar Jam Kerja = Rp. 600.000,- (dibayar langsung menggunakan e-Money) 


✍️ *"PASTIKAN DATA ANDA PADA KTP, KK, AKTA KELAHIRAN SUDAH BENAR. PEMALSUAN ASAL USUL BISA DIPIDANA SESUAI PASAL 277 KUHP DENGAN ANCAMAN MAKSIMAL 6 TAHUN KURUNGAN"*

Kamis, 11 Desember 2025

Kegiatan Rutin Penyuluh Menyapa Dhuafa XXIV


Pada Rabu, 10 Desember 2025, Ikatan Penyuluh Agama RI Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk kembali melaksanakan kegiatan rutin “Penyuluh Menyapa Dhuafa XXIV” yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Amal Bhakti Ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia. Kegiatan penuh keberkahan ini diselenggarakan di Masjid Baitul Haq, Desa Paron, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk.

Sebanyak 200 penerima manfaat hadir untuk menerima santunan sebagai wujud kepedulian dan komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat solidaritas sosial serta menebarkan kebermanfaatan bagi masyarakat dhuafa.

Acara ini dihadiri dan diberi arahan oleh:

Bapak Kasi Bimas Islam Kankemenag Nganjuk

Kasi Zawa Kankemenag Nganjuk

Camat Bagor

Kepala KUA Kecamatan Bagor

Turut hadir dan mendukung kegiatan:

Rombongan Keluarga Besar Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk

Forkopimcam Bagor

Baznas Kabupaten Nganjuk

Pemerintah Desa Paron

Sebagai bentuk layanan sosial tambahan, kegiatan ini juga diramaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Klinik Amalia Syifa, sehingga masyarakat tidak hanya memperoleh bantuan materi, tetapi juga layanan kesehatan yang bermanfaat. 

Semangat Kebersamaan & Kepedulian

Kegiatan Penyuluh Menyapa Dhuafa bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi bentuk nyata pengabdian, perhatian, dan keberpihakan kepada masyarakat yang membutuhkan. Melalui sinergi antarinstansi dan dukungan berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat nilai moderasi beragama, solidaritas sosial, serta semangat berbagi dalam kehidupan bermasyarakat.

Ayo Bergerak Bersama!

Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, lembaga, dan para dermawan untuk terus berpartisipasi dalam kegiatan sosial seperti ini. Setiap kebaikan yang kita tanam—sekecil apa pun—akan menjadi cahaya yang memberi manfaat bagi banyak orang.

Bersama Kementerian Agama, mari kita rawat harmoni, tebarkan kepedulian, dan kuatkan persaudaraan untuk Indonesia yang lebih damai dan penuh berkah.


Dokumentasi : 

Link Drive :

 https://drive.google.com/drive/folders/1Guz35-TAwaLH7YCF4I-7mQNFe-XsLzaI?usp=sharing









Rabu, 12 November 2025

PENYULUH MENYAPA KAUM DUAFA DI DESA SEMARE KEC BERBEK NGANJUK




Nganjuk, 12 November 2025 – Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Nganjuk melalui program rutin "Penyuluh Menyapa Kaum Dhuafa" kembali menunjukkan komitmen sosialnya. Kegiatan penyaluran bantuan ini menjadi istimewa karena bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama RI Ke-80 Tahun 2026.

Berpusat di Gedung Lansia Wora Wari, Desa Semare, Kecamatan Berbek, hari ini, Rabu (12/11/2025), para Penyuluh Agama Islam sukses mendistribusikan total 177 bungkus beras kemasan 5 kg kepada masyarakat kurang mampu (dhuafa) di wilayah tersebut. Kegiatan yang secara rutin dilaksanakan ini merupakan wujud nyata implementasi nilai-nilai keagamaan dan pengabdian dalam bingkai Bakti untuk Negeri, sejalan dengan semangat HAB Kemenag.

Momentum HAB dan Dukungan Penuh Pejabat

Acara penyaluran bantuan ini dihadiri dan mendapat sambutan hangat dari jajaran pejabat Kankemenag Nganjuk serta berbagai lembaga terkait, menegaskan pentingnya kegiatan sosial dalam menyambut HUT Kemenag.

Kasubag TU Kankemenag Nganjuk, Bapak Farid Wajdi, S.Ag., MM., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif para penyuluh. Beliau menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya rutinitas, tetapi juga momentum penting peringatan HAB ke-80, sekaligus implementasi dari semboyan Kemenag dalam meningkatkan kesejahteraan umat.

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Kasi Bimas) Islam Kankemenag Nganjuk, Bapak Dawut Maulan, S.Pd., menambahkan bahwa kegiatan ini adalah refleksi nyata pengabdian ASN Kemenag. "Kami berharap, aksi Penyuluh Menyapa Kaum Dhuafa ini menjadi kado terbaik dalam menyongsong HAB ke-80, di mana kita dapat memperkokoh integritas dan kontribusi nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Turut hadir memberikan dukungan adalah Kepala KUA Wilayah Selatan, Direktur Klinik Amalia Syifa beserta tim yang memberikan layanan kesehatan gratis, serta perwakilan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Nganjuk.

Dokumen lain link drive berikut : 
https://drive.google.com/drive/folders/1XDzN9_bY2dwMWDUhFXnQaV9yzpUH1bTq

Rabu, 29 Oktober 2025

Binrohtal Peningkatan Kualitas Keimanan & Ketakwaan Anggota dan ASN Polres Nganjuk


Kamis, 30 Oktober 2025

Suasana penuh hikmah menyelimuti kegiatan Binrohtal Polres Nganjuk pagi ini.

Kegiatan rutin yang dipimpin langsung oleh Kapolres Nganjuk AKBP Hendri Nofri Santoso, S.H., S.I.K., M.M. ini menjadi momentum penyegaran rohani bagi seluruh anggota dan ASN.

Tausiyah disampaikan oleh Bapak Tsuroiya Ridho Akbar, S.H., yang membawakan kisah inspiratif tentang Imam Abu Hanifah—seorang ulama besar yang diingatkan oleh anak kecil agar tidak tergelincir dalam kesombongan karena gelar dan kedudukan.

 “Sepatu kayu mungkin hanya bisa membuatmu tergelincir di dunia, tapi kesombongan karena gelar bisa menjerumuskanmu di akhirat,” begitu pesan hikmah yang menggetarkan hati.

Selain menjadi ajang pembinaan iman, kegiatan ini juga mencerminkan sinergi lintas sektoral yang harmonis antara penyuluh agama dan jajaran kepolisian — mulai dari tingkat bawah hingga pimpinan.

Kerja sama ini menjadi wujud nyata hubungan yang solid dan saling menguatkan dalam membangun kepribadian yang berakhlak, profesional, dan berintegritas, baik bagi individu penyuluh maupun anggota kepolisian.

Kisah sederhana, namun sarat makna.

Mari terus belajar rendah hati, tidak tertipu oleh jabatan, gelar, atau popularitas.

Karena sejatinya, kemuliaan terletak pada hati yang tulus dan niat yang ikhlas dalam berbuat. 

#PolresNganjuk #Binrohtal #HikmahPagi #ImanDanTaqwa #TsuroiyaRidhoAkbar #AKBPHendriNofriSantoso #PolriPresisi #SinergiLintasSektoral #PenyuluhAgama #MotivasiHati #KolaborasiUmat


Dokumentasi lain :

https://vt.tiktok.com/ZSyNRssKS/











Selasa, 21 Oktober 2025

Hari Santri Nasional 2025 Kecamatan Wilangan di Lapangan Sudimoroharjo


Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025, masyarakat Kecamatan Wilangan bersama seluruh elemen Nahdlatul Ulama menggelar upacara dan peringatan akbar yang berlangsung di Lapangan Desa Sudimoroharjo, Kecamatan Wilangan.

Dengan mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, kegiatan ini diikuti oleh sekitar 2.000 peserta yang terdiri dari para santri, pelajar madrasah, guru, lembaga pendidikan keagamaan, serta berbagai badan otonom NU seperti Ansor, Fatayat, Muslimat, IPNU, dan IPPNU.

Upacara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat nasionalisme, dipimpin langsung oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Kecamatan Wilangan selaku Inspektur Upacara. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan pentingnya peran santri dalam menjaga keutuhan bangsa, menguatkan nilai-nilai keislaman yang moderat, serta menjadi pelopor kemajuan umat di era modern.

Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan dengan mengenakan busana santri khas — bersarung, berpeci, dan berbalut semangat merah putih. Mereka membawa bendera Merah Putih serta panji Nahdlatul Ulama sebagai simbol sinergi antara agama, budaya, dan cinta tanah air.

Acara juga dimeriahkan dengan pembacaan ikrar santri, doa bersama untuk para ulama dan pejuang bangsa, serta penampilan seni dan musik islami dari para santri di wilayah Kecamatan Wilangan.

Peringatan Hari Santri Nasional 2025 ini menjadi momentum untuk memperkokoh semangat kebersamaan dan meneguhkan komitmen santri sebagai penjaga moral bangsa. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi santri yang berilmu, berakhlak, dan berjiwa nasionalis — siap mengawal Indonesia menuju peradaban dunia.